Wujudkan Nelayan Sejahtera dan ‘Naik Kelas’, Kadis DKP Banten Dampingi Kunjungan Wagub di KNMP Cikiruhwetan

Sumber Gambar :

PANDEGLANG – Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Banten, Agus Supriyadi, mendampingi Wakil Gubernur (Wagub) Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, dalam kunjungan kerja meninjau fasilitas Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Cikiruhwetan, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Kamis (12/03/2026).

Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan bahwa program modernisasi pesisir yang digulirkan pemerintah dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat nelayan, terutama dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan daya saing produk perikanan.

Fokus pada Kesejahteraan Nelayan

Dalam kesempatan tersebut, Wagub Dimyati menegaskan bahwa pemerintah pusat dan daerah berkomitmen penuh agar nelayan Banten bisa hidup sejahtera dan "naik kelas". Salah satu instrumen utamanya adalah melalui program KNMP yang menyulap kawasan pesisir menjadi lebih tertata.

"Pelelangan yang dulu kumuh, melalui program KNMP dibuat lebih bersih, rapi dan tertata dengan baik. Termasuk pengelolaannya juga lebih modern," ujar Wagub.

Senada dengan Wagub, Kepala DKP Banten Agus Supriyadi menyatakan bahwa pihaknya siap memastikan operasionalitas fasilitas yang telah dibangun. Ia menekankan bahwa KNMP Cikiruhwetan bukan sekadar perbaikan fisik, melainkan pusat pengembangan ekonomi baru bagi masyarakat sekitar.

"Kami di DKP akan terus mengawal agar fasilitas seperti TPI modern, bengkel, dan balai nelayan ini dapat berfungsi optimal. Fokus kami adalah bagaimana sarana ini mampu memotong rantai distribusi yang tidak efisien sehingga pendapatan nelayan meningkat," jelas Agus Supriyadi.

Infrastruktur Terintegrasi

Pembangunan di KNMP Cikiruhwetan mencakup beberapa aspek krusial untuk mendukung ekosistem perikanan yang modern, antara lain:

  • Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Modern: Untuk menjamin kualitas ikan tetap segar dan higienis.

  • Dermaga dan Bengkel: Mempermudah mobilitas serta perawatan armada kapal nelayan.

  • Balai Nelayan: Sebagai wadah edukasi, pelatihan, dan penguatan kelembagaan nelayan.

Wagub Dimyati juga menitipkan pesan khusus kepada masyarakat setempat agar menjaga aset negara yang telah dibangun. "Anggaran yang digelontorkan pemerintah ke sini sudah sangat besar. Maka dari itu, saya berpesan kepada masyarakat agar benar-benar merawat semua fasilitas yang sudah disediakan ini untuk kepentingan bersama," pungkasnya.

Hadirnya KNMP Cikiruhwetan ini diharapkan menjadi titik balik bagi modernisasi sektor perikanan di Banten Selatan, sekaligus menjadi percontohan bagi pengelolaan wilayah pesisir lainnya di Provinsi Banten.


Share this Post