DKP Provinsi Banten Dorong Penguatan Usaha Perikanan melalui Bantuan Sarana dan Pelatihan Digital Marketing
Sumber Gambar :*DKP Provinsi Banten Dorong Penguatan Usaha Perikanan melalui Bantuan Sarana dan Pelatihan Digital Marketing*
*Serang* – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Banten menyelenggarakan kegiatan *Pemberian Insentif dan Fasilitasi bagi Pelaku Usaha Hasil Perikanan* yang dirangkaikan dengan pelatihan digital marketing bagi pelaku usaha pengolahan dan pemasaran hasil perikanan (28/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula DKP Provinsi Banten, Kota Serang, ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kapasitas, daya saing, dan keberlanjutan usaha sektor perikanan di Provinsi Banten.
Melalui kegiatan ini, DKP Provinsi Banten menyalurkan bantuan peralatan usaha kepada 11 Kelompok Pengolahan dan Pemasaran (Poklahsar) yang telah melalui proses rekomendasi dan verifikasi. Bantuan yang diberikan berupa berbagai peralatan pendukung usaha, seperti *chest freezer*, gerinda, dan mesin bor, yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pelaku usaha. Bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi, menjaga kualitas produk, serta mendukung pengembangan usaha pengolahan hasil perikanan dan kerajinan berbahan kekerangan.
Kegiatan diawali dengan laporan dari Kepala Bidang PDSB DKP Provinsi Banten, Jaka Putra Kelana, yang menjelaskan latar belakang dan tujuan pelaksanaan kegiatan dengan tema digitalisasi pemasaran bagi pelaku usaha perikanan. Selanjutnya, Kepala DKP Provinsi Banten, Dr. Agus Supriyadi, S.Sos., M.Si., secara resmi membuka kegiatan dan menyampaikan harapannya agar bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk pengembangan usaha. Beliau juga menekankan pentingnya digital marketing sebagai strategi yang relevan bagi pelaku usaha untuk tetap kompetitif di tengah perkembangan teknologi dan perubahan perilaku konsumen.
Untuk memperkuat kapasitas pelaku usaha, kegiatan menghadirkan dua narasumber yang berpengalaman di bidang usaha dan pemasaran digital. Pimpinan CV Syabina, Slamet Ibrohim atau yang akrab disapa Memet, membagikan pengalaman membangun usaha dari skala rumahan hingga berkembang menjadi usaha dengan berbagai produk unggulan berbasis pangan dan hasil perikanan. Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya inovasi, penguatan legalitas, peningkatan kualitas produk, serta pemanfaatan pemasaran digital sebagai kunci pengembangan usaha yang berkelanjutan.
Sementara itu, Hendra selaku influencer dan pegiat usaha hasil perikanan memberikan wawasan mengenai pemanfaatan platform digital, khususnya TikTok, sebagai sarana promosi dan pengembangan usaha. Peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya membangun profil usaha yang profesional, konsistensi dalam membuat konten, serta optimalisasi fitur TikTok Live dan TikTok Shop untuk meningkatkan jangkauan pasar dan penjualan produk.
Antusiasme peserta terlihat dalam sesi diskusi dan berbagi pengalaman yang berlangsung interaktif. Selain memperoleh wawasan baru mengenai strategi pengembangan usaha dan pemasaran digital, peserta juga menerima bantuan peralatan usaha yang diharapkan dapat mendukung peningkatan produktivitas dan kualitas hasil produksi.
Melalui kegiatan ini, DKP Provinsi Banten menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pelaku usaha pengolahan dan pemasaran hasil perikanan melalui penyediaan sarana usaha serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia. Dengan dukungan tersebut, diharapkan sektor pengolahan dan pemasaran hasil perikanan di Provinsi Banten semakin maju, berdaya saing, dan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.