HASIL ANALISIS DATA EKSPOR DAN IMPOR PRODUK PERIKANAN BANTEN TAHUN 2016

LAPORAN

HASIL ANALISIS DATA EKSPOR DAN IMPOR

PRODUK PERIKANAN BANTEN

TAHUN 2016

Oleh :

Erwin Suryana, M.M.Pi

Analis Pasar Hasil Perikanan (APHP)

Ahli Muda

A. Pendahuluan

Kegiatan ekspor sesungguhnya memberikan manfaat yang besar bagi sebuah negara / daerah diantaranya : (1) memperluas pasar bagi produk kita, (2) menambah devisa negara dan (3) dapat memberluas lapangan kerja.

Sebagaimana diketahui bahwa kegiatan ekspor dapat membawa banyak manfaat bagi masyarakat, diantaranya : memperluas pasar bagi produk Indonesia, menambah devisa negara, dan memperluas lapangan kerja.

Memperluas lapangan kerja. Kegiatan ekspor merupakan salah satu cara untuk memasarkan produk Indonesia ke luar negeri. Misalnya, pakaian batik merupakan salah satu produk Indonesia yang mulai dikenal oleh masyarakat dunia. Apabila permintaan terhadap pakaian batik buatan Indonesia semakin meningkat, pendapatan para produsen batik semakin besar. Dengan demikian, kegiatan produksi batik di Indonesia akan semakin berkembang.

Menambah Devisa Negara. Perdagangan antarnegara memungkinkan eksportir Indonesia untuk menjual barang kepada masyarakat luar negeri. Transaksi ini dapat menambah penerimaan devisa negara. Dengan demikian, kekayaan negara bertambah karena devisa merupakan salah satu sumber penerimaan negara.

Memperluas Lapangan Kerja. Kegiatan ekspor akan membuka lapangan kerja bagi masyarakat. Dengan semakin luasnya pasar bagi produk Indonesia, kegiatan produksi di dalam negeri akan meningkat. Semakin banyak pula tenaga kerja yang dibutuhkan sehingga lapangan kerja semakin luas.

Sedangkan kegiatan impor dapat memenuhi kekurangan pasokan produksi didalam negeri. Baik ekspor maupun impor sama-sama berperan penting dalam proses produksi suatu negara

Hanya saja kegiatan ekspor selayaknya lebih tinggi volumenya dibandingkan impor, karena hal tersebut menunjukkan bahwa status produksi suatu negara adalah surplus. Sebaliknya apabila nilai impor lebih tinggi, maka dapat dikatakan neraca perdagangannya adalah minus.

Analisa ini dimaksudkan untuk melihat sejauhmana perbandingan antara status ekspor dan impor komoditas perikanan di Provinsi Banten.

 

B. Gambaran Data Ekspor

Tahun 2016 Provinsi Banten berhasil mengekspor produk perikanan sebanyak 20.187.178 kilogram yang berasal dari 3 (tiga) perusahaan eksportir.

Dari volume ekspor tersebut mencatatkan nilai ekspor sebesar USD 180.073.568, 58 atau sebesar Rp. 2.340.956.384.000,- (dengan standar kurs Rp. 13.000 per USD), lihat tabel

 

Tabel 1. Volume Ekspor Provinsi Banten, 2016

No

Nama Perusahaan

Volume (kg)

1.

PT. Bahari Makmur Sejati

19.832.508

2.

PT. Gumindo Perkasa Industri

178.700

3.

PT. Kelola Mina Laut

175.970

 

Tabel 2. Nilai Ekspor Provinsi Banten, 2016

No

Nama Perusahaan

Nilai Produk (USD)

1.

PT. Bahari Makmur Sejati

176.113.405, 51

2.

PT. Gumindo Perkasa Industri

1.036.379, 07

3.

PT. Kelola Mina Laut

2.923.784, 00

 

C. Gambaran Data Impor

Untuk impor komoditas perikanan Banten tahun 2016, tercatat provinsi ini mengimpor produk perikanan sebanyak 11.148 ekor berupa udang hidup dengan nilai harga komoditas sebesar USD 308.601 atau sebesar Rp. 4.011.813.000 (dengan kurs Rp. 13.000 per USD), lihat tabel.

Tabel 3. Volume Impor Provinsi Banten, 2016

No

Nama Perusahaan

Volume (ekor)

1.

PT. Suri Tani Pemuka

2.640

2.

PT. Tri Karta Pratama

4.512

3.

PT. Nuansa Ayu Karamba

3.996

 

Tabel 4. Nilai Impor Provinsi Banten, 2016

No

Nama Perusahaan

Nilai Produk (USD)

1.

PT. Suri Tani Pemuka

60.923

2.

PT. Tri Karta Pratama

142.727

3.

PT. Nuansa Ayu Karamba

104.951

 

DHasil Analisa Data

Berdasarkan uraian diatas kita dapat membandingkan data volume ekspor dan impor komoditas perikanan Banten sebagai berikut :

  1. Perbandingan Data Volume Ekspor dan Impor Produk Perikanan Banten

Volume ekspor perikanan Banten sebesar 20.187.178 kg dan volume impornya sebanyak 11.148 ekor, dengan demikian dapat dikatakan bahwa volume ekspor surplus dibandingkan impor.

  1. Perbandingan Data Nilai Ekspor dan Impor Produk Perikanan Banten

Nilai komoditas ekspor perikanan Banten sebesar Rp. 2.340.956.384.000,- dan nilai impornya sebesar Rp. 4.011.813.000,-, dengan demikian, maka nilai ekspor Banten tercatat surplus sebesar Rp. 2.336.944.571.000,-

  1. Matrik Surplus / Minus Ekspor dan Impor Produk Perikanan Banten

Matrik surplus / minus kegiatan ekspor dan impor Provinsi Banten tahun 2016 sebagaimana tabel 5 dibawah ini :

Tabel 5. Perbandingan volume ekspor impor dan nilai produksinya

Volume Ekspor (kg)

Volume Impor (ekor)

Nilai Ekspor (Rp)

Nilai Impor (Rp)

Surplus / Minus (Rp)

20.187.178

11.148

2.340.956.384.000

4.011.813.000

2.336.944.571.000,-

 

F. Penutup

Demikian hasil analisa data ekspor dan impor produk perikanan Banten tahun 2016, dengan harapan dapat dijadikan bahan pengambilan kebijakan dan evaluasi perdagangan komoditas perikanan di Banten untuk periode tahun selanjutnya. Kritik dan saran kami harapkan untuk penyempurnaan analisa ini, terima kasih.