Bimbingan Teknis Akses Pembiayaan Usaha Kelautan dan Perikanan

Bimbingan Teknis Akses Pembiayaan Usaha Kelautan dan Perikanan
Ibu Ely Susiyanti Kepala DInas Kelautan dan Perikanan memberikan sambutan pada Acara Bimbingan Teknis Akses Pembiayaan Usaha Kelautan dan Perikanan
Bimbingan Teknis Akses Pembiayaan Usaha Kelautan dan Perikanan

Pada tanggal 20 Juli 2022 bertempat di Aula PPN Karangantu terkait Bimbingan Teknis Akses Pembiayaan Usaha Kelautan dan Perikanan yang bertujuan memberikan informasi akses permodalan dari pihak Perbankan BRI dan CSR PT. Telkom. Fasilitasi akses permodalan ini diharapkan meningkatkan produktivitas produk hasil perikanan yang berdaya saing. Ely Susiyanti Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan menghadiri pembukaan acara ini yang mengundang pemateri dari Nuraeni Komisi IV DPR RI, Catur Sarwanto Direktur usaha dan Investasi Ditjen Peningkatan Daya Saing KKP, Parlinggoman Tampubolon Kepala PPN Karangantu.

 

Pada kesempatan tersebut Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Banten memastikan  bahwa dukungan pembiayaan adalah kunci bagi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk bisa berkembang dan naik kelas. Karenanya, sosialisasi dan edukasi menjadi poin penting yang harus dilakukan agar UMKM bisa mengakses pembiayaan dari lembaga keuangan. Ely Susiyanti menambahkan, jajarannya memiliki roadmap yang jelas dalam rangka edukasi pelaku usaha perikanan agar mereka dekat dengan bantuan permodalan. hal tersebut ditindaklanjuti dengan dibentuknya Tenaga Pendamping Usaha Kelautan dan Perikanan (TPUKP), hingga bimbingan teknis (Bimtek) yang menyasar para pelaku UMKM kelautan dan perikanan.

 

Pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan memiliki sejumlah program yang sangat berpihak kepada UMKM. Program tersebut di antaranya Kredit Usaha Rakyat (KUR), Kredit Ultra Mikro (UMi) dan Dana Bergulir LPMUKP. Melalui Bimtek tersebut, ia berharap menjadi titik awal untuk membangun ekosistem pembiayaan yang terintegrasi antara pelaku usaha kelautan dan perikanan, lembaga keuangan, serta mitra usaha seperti penyedia bahan baku, dan pemasar agar menjadi motor penggerak ekonomi di daerah.